Mengenal Teknologi Baterai pada Kendaraan Listrik di Era Modern
tro.vokasi.unesa.ac.id - Dalam beberapa tahun terakhir, industri otomotif mengalami perubahan besar dengan hadirnya kendaraan listrik. Salah satu komponen utama yang menjadi pusat perhatian adalah teknologi baterai. Baterai berperan sebagai “jantung” kendaraan listrik, karena menyimpan dan menyuplai energi untuk menggerakkan motor penggerak. Revolusi kendaraan listrik telah menempatkan teknologi baterai sebagai pusat dari rekayasa otomotif modern. Bagi mahasiswa Program Studi D4 Teknologi Rekayasa Otomotif Vokasi Unesa, setiap tantangan yang ada, mulai dari optimalisasi Battery Management System (BMS), efisiensi sistem pendingin, hingga pengembangan infrastruktur pengisian adalah ladang inovasi dan peluang karir yang sangat luas.
1. Apa Itu Baterai Kendaraan Listrik?
Baterai kendaraan listrik merupakan perangkat penyimpan energi listrik yang dapat diisi ulang. Energi tersebut digunakan untuk menggerakkan motor listrik, menggantikan fungsi bahan bakar fosil pada kendaraan konvensional.
Jenis baterai yang paling banyak digunakan saat ini adalah baterai lithium-ion karena memiliki daya simpan tinggi, umur pakai panjang, dan proses pengisian yang relatif cepat.
2. Komponen Utama dalam Sistem Baterai

Struktur dasar baterai lithium-ion
Secara umum, sistem baterai kendaraan listrik terdiri dari beberapa bagian penting:
- Sel Baterai: unit terkecil tempat penyimpanan energi.
- Battery Pack: kumpulan sel baterai yang dirangkai menjadi satu kesatuan.
- Battery Management System (BMS): sistem pengatur untuk menjaga kinerja dan keamanan baterai.
- Cooling System: sistem pendingin yang berfungsi menjaga suhu baterai tetap stabil.
3. Kelebihan Teknologi Baterai Modern
Perkembangan teknologi baterai memberikan banyak manfaat, antara lain:
- Efisiensi Tinggi : konversi energi lebih optimal dibandingkan mesin konvensional.
- Ramah Lingkungan : tidak menghasilkan emisi gas buang.
- Perawatan Lebih Sederhana : komponen lebih sedikit sehingga biaya perawatan lebih rendah.
- Daya Tahan Panjang : baterai modern mampu bertahan hingga ribuan siklus pengisian.
4. Tantangan Pengembangan Baterai
Meskipun memiliki banyak keunggulan, teknologi baterai masih memiliki beberapa tantangan:
Waktu Pengisian : meskipun cepat, masih belum sepraktis pengisian bahan bakar konvensional.
-
Biaya Produksi : harga baterai masih cukup tinggi.
-
Infrastruktur Pengisian : perlu dukungan stasiun pengisian daya yang merata.
-
Daur Ulang : perlu sistem daur ulang yang baik untuk mengurangi limbah baterai.
5. Masa Depan Teknologi Baterai
Para peneliti dan produsen kendaraan terus mengembangkan baterai yang lebih cepat diisi, lebih ringan, dan lebih tahan lama. Teknologi baru seperti solid-state battery bahkan digadang-gadang mampu meningkatkan jarak tempuh kendaraan secara signifikan dengan tingkat keamanan yang lebih tinggi.
--
Teknologi baterai menjadi komponen penting dalam perkembangan kendaraan listrik di era modern. Pemahaman tentang cara kerja dan tantangan pengembangannya sangat penting, khususnya bagi mahasiswa dan masyarakat yang tertarik pada dunia otomotif. Dengan dukungan inovasi dan infrastruktur yang memadai, kendaraan listrik akan menjadi pilihan utama transportasi masa depan.
2025A-TEKNOLOGI DAN SISTEM OTOMOTIF
D4 TEKNOLOGI REKAYASA OTOMOTIF